k3mem

Bangku boncenger? :D

In motor on June 24, 2011 at 8:00 am

Sekaliguss ahh…langsung post tulisan lagi…

Klo yg kali ini saya mau share foto nehh…

Ud 2 minggu yang lalu saya dapet foto ini…

Tapi baru sekarang deh saya masukin ke blog…:)

Foto unik n menarik menurut saya :)

Foto ini saya ambil di perempatan matraman dari arah manggarai..

Waktu itu siang hari, macet, puanasss…n kebetukan saya lagi naik motor..

Pas lagi nunggu lampu merah-di belakang garis zebracross loh :p-ehh tau2 di sebelah kanan ane nongol pengendara yg bikin ngakak…

Nih fotonya :

20110624-024408.jpg

Awalnya saya perhatiin tuh motor karena sama persis dengan motor saya…eh pas diliat dengan jelas..
Ada apaan tuh dibelakangnya??
Ngakak dehhh…buru2 langsung saya foto deh…

Ga lama tuh motor ngacir, mungkin malu kali ya saya foto…:p

Wah mungkin kalo rekan2 pembaca blog saya yang merasa kursi untuk boncenger ato pembomceng kurang nyaman, mungkin bisa dicoba inspirasi dari foto di atas…-tetep ajah ga guna…

Selamat berkendara yang baik aman dan sehat…

Nyalakan lampu utama di jalan -pagi siang sore malam dan gunakan helm sampe bunyi klik….:) -pesan dari pak polisi yang menilang saya kemaren siang :(

Protected by Copyscape Originality Check

Nge wordpress di iphone

In sastra on June 24, 2011 at 2:39 am

Wahh setelah sekian lama tidak ngeblog di wordpress akhirnya ketemu juga aplikasi wordpress di iphone..

Ueenaknya ngeblog jadi gampang…

ternyata aplikasi sejenis ini ga cuma ada di iphone, tapi bisa juga digunakan di platform blackberry, android dan lainnya..

Jadi ga ada lagi deh halangan buat ngeblog…

Mantappp…

Protected by Copyscape Originality Check

Bikin Paspor itu Mudah

In Umum on May 1, 2009 at 3:12 pm

Selamat pagi,

Baru-baru ini saya mendapat ajakan untuk ke luar negeri sehingga memaksa saya untuk membuat sebuah paspor, selama ini memang paspor belum menjadi kebutuhan. Sebelumnya saya mendapat tawaran untuk membuat paspor melalui biro pembuatan paspor dengan biaya 500 ribu rupiah. Setelah dipikir-pikir uang segitu besar juga untuk sebuah paspor. Akhirnya saya putuskan untuk membuat sendiri. Sebelumnya saya tanya ke Mas Google.
Setelah yakin saya pergi ke kantor imigrasi di daerah mampang karena tempat tinggal saya di daerah Jakarta Selatan. Saat itu saya datang jam 9 pagi dan ternyata kantor tersebut sudah ramai oleh para pembuat paspor beserta calo-calo yang menanti, tapi tetap niat saya membuat paspor sendiri. Saran saya datanglah sekitar jam 7 pagi.
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah (1) Ambil Nomor Antrian-kalau tidak ambil nomor antrian kita tidak dilayani. Selain itu dari rumah kita juga harus punya bekal yang pasti diperlukan : (1) KTP ; (2) Akte lahir; (3) Kartu Keluarga; (4) Ijazah; (5) Surat keterangan kerja atau sekolah(kuliah); (6) Uang-untuk beli formulir. Semua bekal berupa berkas dibawa yang aslinya dan disiapkan juga fotokopinya karena fotokopinya di kantor imigrasi agak mahal. Formulir beserta amplopnya dijual seharga 5ribu rupiah, walaupun di formulir tersebut terdapat cap yang bertuliskan cuma-cuma. Formulir diisi dan duduk manis menunggu panggilan.
Saat itu menunggu adalah kegiatan yang membosankan walaupun disana terdapat televisi. Oleh karena itu niatkan hati untuk sabar menunggu. :P
Setelah nomor antrian kita disebutkan bergegaslah ke loket untuk penerimaan berkas. Berkas asli akan dicek sebentar lalu dikembalikan dan kita akan diberikan surat pengambilan bukti pembayaran dan kita diminta kembali 2 hari kemudian.
Dua hari kemudian saya datang lagi ke kantor imigrasi (kali ini jam 7 pagi saya sudah nongol) untuk melakukan pembayaran serta foto biometrik, nah disini bekal uang terpakai banyak. Dari loket penukaran kuitansi saya diminta membayar sebesar 270ribu rupiah di lantai 2, dari sana kita mendapatkan 2 struk, berwarna merah dan putih.
Sampai disitu saya pergi ke tempat foto biometrik di ujung utara gedung. Yang harus kita lakukan adalah memberikan struk berwarna merah dan menunggu dengan sabar.
Di ruangan tersebut terdapat banyak komputer beserta kamera, sehingga kita hanya masuk ruangan duduk manis difoto lalu ada sedikit wawancara mengenai identitas diri kita.Saya diberitahu petugas bahwa paspor saya akan jadi setelah 4 hari kemudian.
Empat hari kemudian saya datang dengan membawa struk berwarna putih. Hanya sebentar disana dan paspor sudah ditangan.
Ternyata mudah membuat paspor, hanya saja kita kudu sabar melihat para calo memudahkan para pembuat paspor. Memang bukan salah si calo karena memang mata pencahariaannya disitu, tapi kalau anda datang dan melihat sendiri pasti bikin panas hati. Bayangkan kita lama-lama menunggu di bangku dan tiba-tiba ada pembuat paspor beserta calo yang langsung ke loket tanpa mengambil nomor antrian, langsung foto dan paspor jadi hari itu juga.

Kalau disimpulkan waktu yang saya butuhkan untuk membuat paspor 48 halaman adalah 10 hari.
Rincian biaya pembuatan paspor 48 Halaman :
1. Formulir = 5 ribu rupiah
2. Paspor 48 halaman = 200 ribu rupiah
3. Foto Biometrik = 70 ribu rupiah
4. Ongkos = relatif
5. Biaya Fotokopi berkas = relatif
Total biaya = 275 ribu rupiah

Selain itu saya juga menyarankan untuk menggunakan kendaraan umum kalau ke kantor imigrasi Jakarta Selatan karena lahan parkirnya sempit. Ada alternatif untuk membuat paspor dengan biaya lebih murah bagi mereka yang jarang ke luar negeri yaitu membuat paspor 24 halaman dengan biaya 50 ribu rupiah. Dibandingkan dengan menggunakan calo membuat paspor sendiri hemat 225 ribu rupiah dengan konsekuensi waktu yang lama dan kesabaran yang tinggi untuk menunggu. :P

Sekian info dari saya semoga bermanfaat.

Info lebih lanjut klik aja http://www.imigrasi.go.id

Protected by Copyscape Originality Check

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.