k3mem

komik

In sastra on February 6, 2009 at 4:40 am

k3mem Memulai tulisan “lepas” mengenai kebudayaan manusia Jakarta. Komik

11.35 pm 4-07-07

Tulisan lepas ini merupakan buah pemikiran penulis mengenai perkembangan komik, dalam hal ini komik Jepang. Penulis melihat manusia Jakarta cenderung membaca komik Jepang daripada bacaan lokal yang berupa komik ataupun buku. Menurut penulis komik Jepang telah mengakar di masyarakat, dapat dilihat dari banyaknya komik yang terpampang di toko-toko buku ataupun perpustakaan. Hal ini menandakan komik dicintai oleh pembelinya, toko buku yang menjual komik pun ramai dikunjungi. Jika dilihat dari ramalan Joyoboyo yang mengatakan bahwa pada suatu saat pulau Jawa akan dijajah oleh bangsa kulit kuning, maka kemunculan komik Jepang di tengah masyarakat merupakan suatu pola penjajahan baru. Penjajahan dapat diartikan menyerap dengan paksa tenaga atau harta jajahan. Kecanduan untuk membeli dan membaca komik yang berlebihan dapat memaksa pembaca untuk mengeluarkan kocek lebih dibandingkan membeli kebutuhan lainnya. Penulis sendiri kurang menyukai komik Jepang karena sulit untuk dibaca. Karakteristik komik Jepang yang terdiri dari gambar dan terdapat tulisan-tulisan kecil. Dibandingkan dengan komik Jepang sastra Indonesia menurut penulis memang sulit untuk dicerna karena penulisan sastra Indonesia dpat dikatakan penuh dengan pemikiran dan hasrat untuk menulis sehingga lebih berisi bila dibaca dibandingkan komik Jepang. Komik Jepang sebagai produk ekspor menguntungkan para penulis Jepang dan laku terjual di masyarakat Jakarta. Kehadiran komik Jepang ini apakah akan membuat kebudayaan Indonesia yang dikenal terbuka akan terlena dengan kenikmatan membaca komik- komik Jepang ataukah kebudayaan Indonesia telah memiliki perisai untuk membatasi kehadiran komik Jepang?? Menurut penulis banyak pula komik buatan lokal atau dalam negeri, tetapi dalam kenyataannya komik lokal tersebut kalah dalam persaingan dengan komik Jepang. Mungkin sudah saatnya kita bersama-sama mencintai produk dalam negeri. Dalam sejarah sastra Indonesia telah banyak penulis yang mendapatkan gelar dari luar negeri dan karya-karya sastra mereka telah diterbitkan dalam berbagai bahasa asing.

12.05 pm 5-07-07

k3mem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: